Sarolangun, 30 September 2026 — Setiap kampung memiliki cerita, pengetahuan, dan potensi yang layak dikenal lebih luas. Namun, tanpa publikasi yang tepat, berbagai kekayaan lokal tersebut berisiko hanya diketahui oleh masyarakat di sekitarnya.
Berangkat dari hal tersebut, Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi membangun sinergi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sarolangun untuk mendorong publikasi pengetahuan dan potensi lokal masyarakat Sepintun. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi tentang kehidupan kampung, pengetahuan masyarakat, serta produk lokal agar semakin dikenal dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Dalam pertemuan silaturahmi tersebut, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kabupaten Sarolangun, H. Muhammad Iqbal, S.E., M.M., mendorong agar proses produksi dan penyebarluasan pengetahuan terus dilakukan. Menurutnya, masyarakat Sepintun merupakan pihak yang paling memahami dan memiliki pengetahuan tentang kampungnya sendiri. Sementara itu, Diskominfo dapat mendukung penyebarluasan informasi tersebut agar menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Salah satu peluang yang dibahas adalah keterlibatan kelompok masyarakat Sepintun dalam Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). KIM merupakan wadah bagi masyarakat untuk mengelola dan menyebarluaskan informasi dari, oleh, dan untuk masyarakat, dengan pembinaan dari instansi komunikasi dan informatika. Melalui wadah ini, masyarakat diharapkan memiliki ruang yang lebih terstruktur untuk mendokumentasikan dan membagikan cerita perubahan, pengetahuan lokal, serta perkembangan usaha kampung mereka.
Sinergi ini memperkuat pandangan bahwa kampung bukan sekadar objek pemberitaan, melainkan sumber pengetahuan dan inspirasi. Ketika masyarakat menjadi penghasil cerita tentang kehidupannya sendiri, sementara pemerintah mendukung penyebarluasannya, potensi kampung memiliki kesempatan lebih besar untuk dikenal, dihargai, dan dikembangkan.
Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi berkomitmen untuk terus memfasilitasi proses ini bersama masyarakat dan para mitra. Sebab, cerita perubahan dari kampung bukan hanya tentang apa yang dimiliki masyarakat, tetapi juga tentang pengetahuan, inisiatif, dan upaya mereka dalam membangun kehidupan yang lebih baik.

Discussion about this post