Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi
  • BERANDA
  • PUBLIKASI
    • BERITA
    • KABAR KAMPUNG
    • REFERENSI
    • BUKU
  • KEBIJAKAN
    • PERATURAN UNDANG-UNDANG
    • PERATURAN PEMERINTAH
    • PERATURAN MENTERI
    • PERATURAN DAERAH
    • PERATURAN GUBERNUR
    • PERATURAN BUPATI
  • GALERI
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH
    • VISI & MISI
    • NILAI-NILAI CAPPA
    • MOTTO
    • PENCAPAIAN
  • STRUKTUR ORGANISASI
  • TIM KAMI
No Result
View All Result
Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi
  • BERANDA
  • PUBLIKASI
    • BERITA
    • KABAR KAMPUNG
    • REFERENSI
    • BUKU
  • KEBIJAKAN
    • PERATURAN UNDANG-UNDANG
    • PERATURAN PEMERINTAH
    • PERATURAN MENTERI
    • PERATURAN DAERAH
    • PERATURAN GUBERNUR
    • PERATURAN BUPATI
  • GALERI
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH
    • VISI & MISI
    • NILAI-NILAI CAPPA
    • MOTTO
    • PENCAPAIAN
  • STRUKTUR ORGANISASI
  • TIM KAMI
Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi
No Result
View All Result
Home PUBLIKASI

Panen Ubi Kayu di SD Inpres 1 Sidoan

17/04/2026
in PUBLIKASI
A A
0
ShareTweetSendScan

Perjalanan ini dimulai pada Juli 2025. Di bawah bimbingan guru dan fasilitator, jari-jari kecil siswa SD Inpres 1 Sidoan mulai bersentuhan dengan tanah, menancapkan batang-batang ubi kayu sebagai simbol awal kemandirian pangan. Kebun sekolah bukan sekadar lahan kosong, melainkan laboratorium alam tempat anak-anak belajar bahwa setiap hasil yang manis selalu diawali dengan proses menanam yang sabar. Kini, setelah berbulan-bulan dirawat, tanaman tersebut telah memasuki masa panen dengan pertumbuhan yang subur.

Kegiatan monitoring kebun sekolah kali ini terasa istimewa karena agenda utama adalah panen perdana. Namun, sebelum tangan-tangan mungil itu mulai mencabut umbi, sebuah diskusi hangat digelar. Guru pendamping memberikan arahan mengenai mekanisme panen dan teknik mencabut yang benar agar hasil panen tetap terjaga kualitasnya. Tak hanya itu, anak-anak diajak melakukan observasi menyeluruh untuk mendata tanaman apa saja yang masih bertahan di lahan mereka.

Siswa SD Inpres 1 Sidoan bekerja sama mencabut ubi kayu

Tawa ceria pecah saat satu per satu ubi kayu berhasil terangkat dari tanah. Ada rasa bangga yang terpancar dari wajah mereka, melihat sesuatu yang mereka tanam sendiri kini siap dinikmati. Dari hasil panen sekitar 3 kg, ubi-ubi tersebut dibagikan secara adil kepada tujuh orang anak, di mana masing-masing mendapatkan sekitar 400 hingga 500 gram. Meski belum semua anak mendapatkan bagian hari ini, mereka belajar tentang arti antrean dan kerja keras, karena giliran panen berikutnya telah menanti bagi mereka yang terus konsisten merawat.

Di balik keceriaan itu, alam memberikan tantangan yang nyata. Cuaca ekstrem dan panas yang menyengat sempat membuat beberapa tanaman mengering, sebuah fenomena yang juga dirasakan warga desa Sidoan hingga memicu kebakaran lahan di beberapa titik. Namun, kondisi tanah SD Inpres 1 Sidoan yang subur terbukti mampu bertahan. Di sana, masih tersisa 4 rumpun ubi kayu, 10 pohon cabai, dan 2 pohon alpukat yang menjadi bukti ketangguhan ekosistem kecil yang mereka bangun.

Saat diminta tanggapannya, anak-anak mengaku sangat senang. Pengalaman merawat kebun memberikan pemahaman baru bahwa merawat tanaman adalah bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan. Semangat ini pun memicu rencana besar: pada April mendatang, mereka berkomitmen untuk menanam kembali menggunakan bibit ubi kayu pilihan dan menambah jenis tanaman lainnya.

Kegiatan di SD Inpres 1 Sidoan ini membuktikan bahwa kebun sekolah adalah metode pembelajaran yang sangat partisipatif. Melalui langkah sederhana seperti menanam ubi, kita tidak hanya memenuhi hak anak atas pangan lokal yang sehat, tetapi juga menumbuhkan kecintaan mereka terhadap bumi. Dengan dukungan guru dan perawatan yang rutin, kebun sekolah ini memiliki potensi besar untuk menjadi sumber kehidupan dan pengetahuan yang berkelanjutan bagi generasi masa depan.

Discussion about this post

Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi

Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi

©2020 Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi - Komplek Puri Cemara Indah 1 B1/04 RT 32 RW 04, Kelurahan Selamat Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi. Kode Pos 36125.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PUBLIKASI
    • BERITA
    • KABAR KAMPUNG
    • REFERENSI
    • BUKU
  • KEBIJAKAN
    • PERATURAN UNDANG-UNDANG
    • PERATURAN PEMERINTAH
    • PERATURAN MENTERI
    • PERATURAN DAERAH
    • PERATURAN GUBERNUR
    • PERATURAN BUPATI
  • GALERI
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH
    • VISI & MISI
    • NILAI-NILAI CAPPA
    • MOTTO
    • PENCAPAIAN
  • STRUKTUR ORGANISASI
  • TIM KAMI

©2020 Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi - Komplek Puri Cemara Indah 1 B1/04 RT 32 RW 04, Kelurahan Selamat Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi. Kode Pos 36125.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Muhammad Zuhdi

Pria kelahiran Bungo 06 November 1977 ini sudah aktif di dunia NGO sejak tahun 1996 sebagai aktivis Serikat Buruh Seluruh Indonesia Provinsi Jambi. Tahun 2000 mulai bergabung dengan Walhi Jambi sebagai Community Organizer. Pada tahun 2004-2006 menjadi Direktur Yayasan Keadilan Rakyat. Keaktifanya di dunia advokasi sosial dan lingkungan membawa pria yang akrab di sapa Cik Edi ini menjadi Sekretaris Forum Komunikasi Daerah yang merupakan forum multipihak dalam pengelolaan hutan pada Lembaga Ekolabel Indonesia, Tahun 2017 hingga 2019 tercatat sebagai koordinator Divisi IV penyelesaian Konflik Pokja PPS Provinsi Jambi, Tahun 2020 kembali terpilih menjadi salah satu sekretaris di Pokja PPS Provinsi Jambi. Ditetapkan sebagai Wakil Ketua di Sekretariat Bersama Pengelolaan Sumberdaya Hutan Provinsi Jambi Periode 2020-2023. Saat ini juga tercatat sebagai anggota Sawit Watch, di Yayasan CAPPA dipercaya sebagai Kepala Sekretariat.


Here can be your custom HTML or Shortcode

This will close in 20 seconds

Fatmawati

Fatmawati, Perempuan yang lahir di salah satu desa yang berada di Kabupaten Tojo Una-una pada bulan Agustus 1994 merupakan seorang lulusan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Datokarama Palu. Aktif di berbagai organisasi kampus membawanya bertemu dengan berbagai pengalaman dan koneksi baru sehingga dirinya bisa terlibat dalam kegiatan-kegiatan sosial baik yang bergerak di isu lingkungan maupun pendidikan. Pernah terlibat dalam program Sekolah Pemuda Penggerak sebagai fasilitator penelitian partisipatif masyarakat di bidang lingkungan dan pendidikan di Kepulauan Una-Una dan fasilitator dalam pembentukan Forum Anak di Kabupaten Banggai Laut. Selain itu, Fatma juga terlibat aktif mengedukasi anak dan Masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan melalui program-program seperti bijak dalam menggunakan plastik dan pengolahan sampah. Tergabung di Yayasan CAPPA dalam Program “Sehat Alam, Sehat Anak” Sebagai Fasilitator Anak, Gender dan Inklusi.


Here can be your custom HTML or Shortcode

This will close in 20 seconds

Add New Playlist