
Sepintun, 14 Juni 2025 – Upaya pelestarian dan dokumentasi pengetahuan lokal terus digiatkan. Pada Sabtu, 14 Juni 2025, tim Pengelola Pengetahuan Kampung mengadakan diskusi bersama warga di Dusun 3, Trans Suku Anak Dalam (SAD) Sepintun, Kabupaten Sarolangun, Jambi.
Diskusi ini menjadi ruang bersama untuk menggali, mengidentifikasi, dan merumuskan pengetahuan lokal serta nilai-nilai kearifan yang hidup dalam keseharian masyarakat dusun. Warga diajak bercerita dan berbagi tentang praktik-praktik budaya, cerita rakyat, hingga tradisi turun-temurun yang masih dijaga.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mencari dan mengangkat cerita-cerita yang lahir dari kampung, yang memiliki nilai dan bisa dibagikan ke masyarakat luas,” ujar salah satu fasilitator dari tim pengelola pengetahuan. Ia menambahkan, pendekatan ini menjadi penting dalam upaya membangun narasi dari kampung oleh kampung itu sendiri.
Berbagai cerita menarik mulai dari sistem tanam tradisional, cara menjaga hutan, hingga ritus adat dalam menyambut musim panen mulai muncul dalam sesi diskusi. Warga juga memberikan masukan tentang pentingnya media dokumentasi yang mudah dipahami dan bisa diakses oleh generasi muda.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari langkah kolektif dalam mendokumentasikan kekayaan pengetahuan lokal, sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Trans SAD Sepintun.

Discussion about this post