Pada tanggal 11 April 2026, semangat kemandirian ekonomi tumbuh di Desa Bainaa Barat, Sulawesi Tengah. Sebanyak 15 anggota Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Moosoung berkumpul bersama seorang fasilitator dalam agenda bertajuk “Membangun Kesiapan Penjualan Produk KUPS Moosoung.” Kegiatan ini dirancang bukan sekadar sebagai pertemuan rutin, melainkan langkah strategis untuk membawa produk lokal mereka ke kancah yang lebih luas.

Fokus utama dari pendampingan kali ini adalah menyusun media promosi yang profesional guna menjawab tantangan pasar modern. Melalui diskusi partisipatif, seluruh anggota terlibat aktif dalam merancang identitas visual produk mereka. Hasilnya, sebuah Katalog Produk Sabun Magaya setebal 7 halaman berhasil disusun, mencakup profil kelompok yang inspiratif, komposisi bahan alami, manfaat produk, panduan penggunaan, hingga informasi pemesanan yang jelas.
Katalog ini menjadi instrumen penting dalam kesiapan penjualan, baik dalam format cetak untuk pertemuan langsung maupun digital untuk menjangkau pasar daring. Lebih dari sekadar alat promosi, keberadaan katalog ini memperkuat identitas dan kepercayaan diri kelompok. Dengan amunisi pemasaran yang matang, KUPS Moosoung kini siap memasarkan produk kecantikan alami mereka sebagai bukti nyata dari pemanfaatan hasil hutan yang lestari dan berkelanjutan.

Discussion about this post