Jarak bukanlah halangan untuk terus belajar dan bertumbuh. Perjalanan sebuah usaha lokal memerlukan ketekunan, strategi yang tepat, serta pendampingan yang berkelanjutan. Semangat inilah yang terpancar dalam kegiatan KOBI (Ngopi Sambil Konsultasi Bisnis) secara online, menghadirkan ruang diskusi virtual dengan para Ecopreneur Kampung.
Meskipun dilakukan secara daring, sesi kali ini tetap interaktif dan produktif bersama Mbak Laras dari Lokasoka dan Tim Yayasan CAPPA. Pendampingan ini membersamai para Ecopreneur Kampung (pegiat usaha lokal) untuk membaca posisi mereka saat ini dan memetakan langkah demi langkah atau “tangga bisnis” yang perlu ditapaki agar usaha mereka semakin matang dan berdaya saing di pasar yang lebih luas.

Diskusi dua arah via layar kaca ini mempertemukan 4 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dengan ragam komoditas unggulan yang sarat nilai lokal dan ekologis:
- KUPS Moosoung (Desa Bainaa Barat): Hadir membawa produk unggulan mereka, Sabun Magaya, sebuah inisiatif pengolahan berbasis bahan lokal (pepaya) digerakan oleh perempuan yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga mencerminkan kreativitas masyarakat dalam mengoptimalkan potensi desa.
- KUPS Usaha Besamo (Simpang Macan Luar, Jambi): Menampilkan ketangguhan dalam mengelola multi-usaha yang sangat kaya ragam, mulai dari Obat Rimbo Pasak Bumi yang berbasis kearifan tradisi hutan, kerajinan Anyaman bernilai seni tinggi, Pengelolaan Karet dengan Pola Agroforestri yang ramah lingkungan.
- hingga produk unggulan seperti Madu Telisak yang dikelola KUPS Madu Telisak bagaimana mengelola madu lebah liar hutan yang alami dan berkualitas. Serta KUPS Kopi Karya Maju yang mengelola kopi excelsa agroforestry dari Dusun Trans 3 SAD Sepintun.
Suasana diskusi tetap mencair meskipun terhalang layar. Berbagai tantangan di lapangan dibahas secara terbuka, mulai dari aspek tata kelola produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran digital, dan langkah konservasi yang harus dilakukan. Berbagai saran, kritik membangun, serta umpan balik konstruktif yang lahir dari sesi dua arah ini menjadi kompas penting bagi para anggota KUPS.
Lebih dari sekadar konsultasi teknis, kegiatan virtual ini adalah wujud nyata ikhtiar bersama untuk memastikan bahwa usaha-usaha berbasis kelola lestari ini tidak hanya bertahan, tetapi terus tumbuh, mandiri, dan menyejahterakan masyarakat di tingkat tapak.
Langkah kecil hari ini secara online adalah fondasi kokoh untuk menapaki tangga-tangga kesuksesan di masa depan.

Discussion about this post