Dalam rangkaian acara Sustainability Week yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMAN) Universitas Tadulako, Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi hadir untuk berbagi cerita dan praktik nyata dalam mengelola keadilan ekologi. Pada sesi “Berbagi Cerita” ini, kami menyampaikan narasi yang sering kali tersembunyi: tentang bagaimana pengelolaan hutan yang berkelanjutan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi komunitas yang inklusif.

Kami memaparkan bahwa kunci utama keberlanjutan terletak pada pendekatan sirkular. Sumber daya hutan tidak hanya diambil, tetapi juga dikelola dan dipulihkan dengan bijak. Limbah hasil hutan non-kayu diolah menjadi produk bernilai tinggi, menciptakan suatu siklus yang meminimalkan pemborosan dan memaksimalkan manfaat bagi ekosistem.
Namun, pendekatan sirkular ini tidak akan lengkap tanpa inklusivitas. Kami membagikan cerita-cerita inspiratif dari lapangan tentang:
Pemberdayaan Perempuan, bagaimana ibu-ibu di komunitas sekitar hutan menjadi aktor utama dalam mengolah produk hutan, mulai dari produksi minyak kelapa kampung, pembuatan kerajinan, hingga pemasaran. Perempuan bukan lagi pihak yang terdampak, melainkan penggerak ekonomi hijau.
Inklusi Penyandang Disabilitas, kami menunjukkan bahwa setiap individu memiliki potensi. Dengan pendekatan yang tepat, para penyandang disabilitas dilibatkan dalam rantai nilai usaha berkelanjutan, sesuai dengan kemampuan mereka, ini membangun komunitas yang tidak hanya lestari secara ekologis, tetapi juga tangguh secara sosial.
Melalui sesi ini, kami tidak hanya berteori. Kami membawa contoh nyata usaha komunitas yang dikelola dengan prinsip-prinsip ini, seperti pengolahan minyak kelapa kampung, pupuk cair organik, dan sabun organik. Usaha-usaha ini menjadi bukti bahwa model bisnis yang menghargai alam dan manusia dapat menciptakan mata pencaharian yang berkelanjutan.
Kehadiran kami dalam Sustainability Week ini bertujuan untuk membuka wawasan dan mendorong kolaborasi. Kami percaya bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa Manajemen, memiliki peran strategis untuk meneruskan dan mengembangkan model ini. Ilmu manajemen dapat memberikan sentuhan inovasi, strategi pemasaran, dan tata kelola yang lebih baik bagi usaha-usaha komunitas yang berkelanjutan.

Discussion about this post