Kebersamaan menjadi kunci dalam perjalanan KUPS Kopi Karya Maju membangun usaha berbasis hasil hutan. Melalui kesepakatan bersama, kelompok ini kini menerapkan sistem pengumpulan kopi secara kolektif. Bukan hanya soal efisiensi, sistem ini menjadi cara untuk memperkuat ikatan antarpetani dan memastikan setiap proses dijalankan dengan saling percaya.

Salah satu contohnya terlihat dari aksi Pak Jaylani, yang menyerahkan hasil panen kopi excelsa miliknya kepada pak Marhoni yang dipercayakan oleh KUPS untuk melakukan proses pengolahan dari buah kopi merah yang baru dipetik hingga menjadi green bean berkualitas, yang siap untuk dijual atau dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Kegiatan ini berlangsung di Dusun III Trans SAD Sepintun pada Senin, 23 Juni 2025. Inisiatif kolektif seperti ini bukan sekadar praktik teknis, melainkan cermin dari nilai-nilai gotong royong yang hidup di tengah komunitas. KUPS Kopi Karya Maju membuktikan bahwa ketika kerja sama menjadi fondasi, kesejahteraan bersama bukan lagi sekadar harapan, tapi kenyataan yang bisa dicapai bersama.

Discussion about this post