Sebuah langkah besar kembali diambil oleh KUPS Niu Kencana, kelompok usaha perhutanan sosial yang melakukan transformasi menjadi Koperasi Niu Kencana Asri. Kelompok yang beranggotakan 18 perempuan ini kini tengah membangun rumah produksi khusus untuk memproduksi Minyak Kelapa Kampung Niu Kencana. Pembangunan ini merupakan bagian dari investasi sosial yang diberikan oleh Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi bersama Lokasoka.

Proses pembangunan rumah produksi ini tidak berlangsung biasa. Semangat gotong royong menjadi nafas utama di setiap tahapannya. Para perempuan anggota KUPS Niu Kencana, didukung oleh keluarga dan masyarakat sekitar, bahu-membahu mulai dari pengumpulan bahan, penyiapan lahan, hingga proses konstruksi. Suasana penuh antusiasme dan kebersamaan mewarnai setiap hari kerja di lokasi pembangunan.
Ketua Koperasi Niu Kencana Asri sekaligus Koordinator KUPS Niu Kencana, Ibu Arna, mengungkapkan rasa haru dan bangganya. “Rumah produksi ini bukan sekadar bangunan. Ini adalah simbol perjuangan kami, perempuan-perempuan desa yang ingin mandiri. Gotong royong inilah yang membuat kami kuat. Kami tidak hanya membangun dinding dan atap, tetapi juga membangun mimpi bersama,” ujarnya dengan mata berbinar.
Investasi sosial dari Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi dan Lokasoka tidak hanya berupa pendanaan, tetapi juga pendampingan teknis dan penguatan kelembagaan. Kedua lembaga ini sejak lama menjadi mitra utama Koperasi Niu Kencana Asri dalam mengembangkan usaha berbasis perhutanan sosial yang berkeadilan ekologi.
Perwakilan Yayasan CAPPA menyampaikan, “Kami percaya bahwa investasi terbaik adalah investasi pada manusia dan komunitas. Rumah produksi ini akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus ruang belajar bersama. Semangat para perempuan luar biasa, mereka adalah motor penggerak perubahan.”

Kehadiran rumah produksi ini diharapkan membawa dampak multidimensional, tidak hanya ekonomi tetapi juga sosial dan lingkungan. Beberapa harapan yang ingin diwujudkan antara lain:
- Menjadikan Minyak Kelapa Kampung Niu Kencana sebagai produk unggulan yang dikenal luas, baik di tingkat lokal maupun regional.
- Menjadi tempat pemberdayaan bagi perempuan desa, kaum rentan, dan penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan dan kemandirian.
- Berfungsi sebagai sekolah dan tempat belajar bagi anggota koperasi maupun masyarakat umum yang ingin mempelajari praktik usaha berkelanjutan, ekonomi sirkular, dan pengolahan hasil hutan non-kayu.
- Memperkuat sinergi antara KUPS Niu Kencana dengan KUPS lainnya (Moosoung dan Tunas Hibrida) yang tergabung dalam wadah Koperasi Niu Kencana Asri, sehingga tercipta ekosistem usaha yang saling mendukung.

Lebih dari sekadar target bisnis, pembangunan rumah produksi ini menegaskan bahwa semangat yang tumbuh di Koperasi Niu Kencana Asri adalah semangat sosial inklusif, semangat lingkungan, dan semangat kebersamaan. Prinsip ekonomi sirkular yang telah berjalan mulai dari pengolahan sabut kelapa menjadi bahan bakar, air kelapa menjadi pupuk organik, bahan baku sabun kecantikan organik, hingga limbah minyak menjadi sambal tradisional akan semakin kokoh dengan adanya fasilitas produksi yang memadai.

Discussion about this post