Hari ini, 14 Juli 2026 Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi menggelar diskusi bersama para dosen Fakultas Pertanian Universitas Jambi (UNJA) serta Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih erat antara dunia pendidikan dan organisasi masyarakat sipil dalam mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis agroekologi dan perhutanan sosial.

Berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari pengembangan komoditas kopi dan madu, penguatan Ecopreneur Kampung, hingga upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Seluruh pihak sepakat bahwa pengelolaan sumber daya alam harus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengabaikan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan.
Diskusi juga menghasilkan berbagai gagasan kolaboratif yang dapat diwujudkan bersama. Pihak perguruan tinggi diharapkan berkontribusi melalui kegiatan riset dan pengembangan inovasi, pendampingan dalam pengurusan legalitas dan perizinan usaha, penguatan kapasitas digital marketing bagi kelompok masyarakat, penyusunan kajian etnografi untuk mendokumentasikan pengetahuan lokal, serta penyelenggaraan seri diskusi dan forum ilmiah sebagai ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara akademisi, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan solusi yang berdampak nyata. Dengan menggabungkan keilmuan, pengalaman lapangan, serta potensi lokal, hasil-hasil perhutanan sosial diharapkan memiliki nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang.
Semoga pertemuan ini menjadi awal dari kemitraan yang berkelanjutan dan mampu melahirkan berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Discussion about this post