Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi

Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi didirikan pada tangga 13 Mei 2003 adalah organisasi nirlaba dan independen yang bertujuan melindungi sumber kehidupan rakyat dan mendorong pengelolaan sumber daya hutan secara adil dan berbasis ekologi dan pro rakyat serta peningkatan ekonomi komunitas berbasis sumber daya alam berkelanjutan.

Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi bekerja untuk mewujudkan misi transformasi konflik kehutanan secara partisipatif, tanpa kekerasan, dialogis dan adil bagi para pihak, menjadikan pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya hutan yang lestari berbasis pada kolaborasi para pihak. Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi meyakini tata kelola hutan yang baik berbasis pada pengelolaan yang heterogen dan beragam, pengelolaan hutan harus dilakukan banyak pihak, mengutamakan kerjasama dari semua pihak.

Metode program adalah penguatan kapasitas para pihak dalam Tata Kelola Hutan (konflik tenurial dan tata kelola lahan), Dialog Multi Pihak, Pemetaan Partisipatif, Fasilitasi Resolusi Konflik, Penguatan Jaringan, Peningkatan Ekonomi Lokal Komunitas, serta Promosi Praktik terbaik dari Tapak untuk Tata Kelola Lahan dan Sumber Kekayaan Alam.

Inti strategi program yang diusung Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi adalah memperkuat tata kelola kampung untuk pengelolaan sumber daya alam, serta mencakup hak dan akses masyarakatnya. Pelaksanaan strategi program yang dilakukan bukan hanya menyangkut tata kelola kebijakan, tetapi juga tata produksi dan tata pengetahuan lokal. Ketiganya saling mempengaruhi tata kelola kebijakan nasional dan global. Pusaran dorongan perubahan tata kelola sumber daya alam dan agraria dikonsentrasikan pada pembentukan gerakan komunitas.

DIREKTUR

Muhammad Zuhdi

Pria kelahiran Bungo 06 November 1977 ini sudah aktif di dunia NGO sejak tahun 1996 sebagai aktivis Serikat Buruh Seluruh Indonesia Provinsi Jambi. Tahun 2000 mulai bergabung dengan Walhi Jambi sebagai Community Organizer. Pada tahun 2004-2006 menjadi Direktur Yayasan Keadilan Rakyat. Keaktifanya di dunia advokasi sosial dan lingkungan membawa pria yang akrab di sapa Cik Edi ini menjadi sekretaris Forum Komunikasi Daerah yang merupakan forum multipihak dalam pengelolaan hutan pada Lembaga Ekolabel Indonesia, Tahun 2017 hingga saat ini tercatat sebagai koordinator Divisi IV penyelesaian Konflik Pokja PPS Provinsi Jambi, saat ini di Yayasan CAPPA dipercaya sebagai Direktur

Yuli Musryani

Perempuan berkacamata kelahiran 15 Juli 1983 ini menyelesaikan pendidikan formal di Universitas Jambi pada Jurusan Akuntansi di tahun 2005. Aktif dalam organisasi ekstra kampus menuntunnya bergabung dengan Yayasan CAPPA pada tahun 2007. Selama bergabung dengan Yayasan CAPPA di percaya sebagai Manajer Keuangan. Perempuan satu anak ini saat ini berdomisili di Komplek Komering wilayah Mayang Kota Jambi, di Yayasan CAPPA saat ini dipercaya menjadi Manajer Keuangan

Anisak Masriah

Perempuan kelahiran 2 Juni 1994 ini menyelesaikan pendidikan Jurusan Akutansi di Universitas Jambi pada tahun 2015. Perempuan yang akrab disapa Anis ini bergabung dengan Yayasan CAPPA pada tahun 2015 sebagai staf Keuangan. Saat ini tinggal di Wilayah Mendalo, Muaro Jambi.

Yola Chyintia Noprianti

Wanita kelahiran Jambi 21 November 1993 ini menyelesaikan Pendidikan Formal di Universitas IAIN Sulthan Thaha Saifudin Jambi pada tahun 2015 Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Akrab disapa Yola dan Hobi Travelling ini bergabung dengan Yayasan CAPPA di tahun 2018 sebagai Staff Keuangan.

Muhammad Khalim

Lahir di Jambi pada tanggal 01 Agustus 1989, bergabung dengan Yayasan CAPPA pada tahun 2012 sebagai Office Supporting. Karena dedikasi yang cukup baik pada organisasi, pada Januari 2017 pria yang akrab di sapa Emon ini di percaya sebagai Pengelola sistem Data Base dan Dokumentasi serta Fasilator Komunitas.Selain itu bersama KompaG (Koalisi Masyarakat untuk Pemulihan Gambut) juga aktif melakukan kegiatan pemulihan di gambut di Muaro jambi dan Tanjung Jabung Timur. Saat ini bekerja sebagai DataBase dan Dokumentasi Yayasan CAPPA.

Hendrius Yudirach

Pria kelahiran Jambi, 6 Oktober 1981 bergabung dengan Yayasan CAPPA sejak tahun 2009 sebagai Office Supporting. Pria yang mempunyai dua orang anak ini tinggal di Kelurahan Eka Jaya Kecamatan Pal Merah Kota Jambi

Muhammad Rizvi

Pria Kelahiran Bungo 9 Mei 1999 ini bergabung bersama Yayasan CAPPA pada tahun 2020 sebagai Office Suporting, saat ini sedang menyelasaikan pendidikan di Universitas Dinamika Bangsa Provinsi jambi mengambil Jurusan Teknik Informatika.

Dedi Gustian

Lahir di wilayah paling barat Provinsi Jambi tepatnya di Sungai Penuh Kabupaten Kerinci pada tanggal 01 Juni 1983, pernah aktif disalah satu organisasi masyarakat sipil (NGO) lokal yang berlokasi di Kabupaten Sarolangun, kemampuannya dalam menggunakan GPS dan Kemampuannya dalam menggunakan GPS dan Software GIS juga membuat dia terpilih menjadi Koordinator Simpul Layanan Pemetaan Partisipatif (SLPP) Jambi periode 2013-2015. Pria yang tinggal di Jl. Kimaja, Kelurahan Simpang III Sipin Kota Jambi ini bergabung dengan Yayasan CAPPA sejak tahun 2016 hingga sekarang dipercaya sebagai Participatory Mapping And Land Use Facilitator

Yunus Zulhakim

Dilahirkan pada tanggal 23 Maret 1980 dipesisir Timur Sumatera di Kab.Tanjung Jabung Timur, Jambi. Pria yang semasa kecilnya dekat dengan kehidupan laut ini memiliki kecintaan kepada laut dan pernah berprofesi sebagai nelayan. Bergabung dengan Yayasan CAPPA dan tempatkan sebagai sebagai Community Organizer pada tahun 2010. Sempat tidak aktif di Yayasan CAPPA selama tahun 2014 dan kembali bergabung dengan Yayasan CAPPA pada tahun 2015, Pria yang Berasal dari kampung gambut di Kelurahan Nipah Panjang 1 ini ditunjuk kembali oleh Yayasan CAPPA untuk terlibat dalam program pemulihan gambut di Tanjung Jabung Timur dan Muaro Jambi bersama Koalisi Masyarakat untuk Pemulihan Gambut (KompaG), Bapak satu anak yang akrab di sapa Yunus ini berdomisili di Kebun Bohok, Kota Jambi. Saat ini dipercaya sebagai Facilitator Community Distric .

Bambang Isnaini

Pria yang akrab di sapa Bembeng ini lahir di Kab. Sarolangun tepatnya di Desa Karang Mendapo pada bulan Juni 1982, lulusan terbaik Universitas Batanghari 2014/2015 ini aktif terlibat dalam keorganisasian,menjadikannya sosok yang menjadi ketua KPA PAMALAYU Jambi 2005 – 2006,, saat ini masih aktif menjagi anggota beberapa organisasi,pria penyuka fotografi ini berkerja di yayasan CAPPA sebagai Facilitator Community Distric

Mebby Suwarna

Pria kelahiran Jambi 03 Mei 1995 anak kedua dari tiga bersaudara ini memiliki kemampuan dalam menggunakan GPS dan mengoperasikan Software GIS dan pengolahan peta. saat ini sedang merampungkan kuliahnya di jurusan Teknik Lingkungan Universitas Batanghari, beliau juga tercatat sebagai anggota Simpul Layanan Pemetaan Partisipatif (SLPP) Jambi, pria yang juga penikmat Anime ini memilih bergabung dengan Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi pada tahun 2017 menempati posisi Land Use and Partisipatory Mapping.

Onna Samada

Lahir pada bulan Desember 1977 di Desa Saemba Provinsi Sulawesi Tengah, sejak tahun 2015 sudah aktif bekerja bersama komunitas dalam penguatan pengorganisasian kelembagaan desa, merupakan Anggota Pokja Perhutanan Sosial Sulawesi Tengah pada tahun 2018 – 2020, saat ini bekerja di Yayasan CAPPA aktif mendamping 5 Desa di Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah Sebagai Community Capacity Building.

Herdiansyah

Pria Kelahiran Juni 1995 di Desa Tinggede Sulawesi Tengah ini merupakan lulusan terbaik Universitas Tadulako pada Tahun 2017, Kemampuannya dalam menggunakan GPS dan Software GIS juga membuat dia pernah membantu Asisten GIS dalam Pemetaan Warga Terdampak Bencana Di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Dan Kabupaten Donggala pada Desember 2019 hingga Januari 2020,Aktif di Kelompok Pecinta Alam Stiple dan Federasi Orientering Indonesia, Bergabung bersama Yayasan CAPPA sebagai Participatory Mapping & Land Use Fasilitator di Sulawesi Tengah

Puteri Damayanti

Lulusan terbaik Fakultas Pertanian Universitas Jambi jurusan Agribisnis tahun 2017 ini dilahirkan di Jambi 03 September 1995, semasa kuliah pernah memiliki pengalaman dalam pembuatan MOL dari limbah pasar untuk pupuk organik tanaman padi, Perempuan yang disapa Putri ini tercatat sebagai Trainer Best Management Practice di Yayasan Setara Jambi tahun 2016 - 2017. aktif di organisasi kemahasiswaan membuat wanita yang akrab di sapa Putri Ini bergabung dengan Yayasan CAPPA pada tahun 2018 sebagai Fasilitator Komunitas.

Risnawati

Perempuan yang lahir pada tanggal 3 Maret 1991 di Sidoan Provinsi Sulawesi Tengah ini mulai aktif mendampingi masyarakat desa Sidoan Selatan untuk mengusulkan Program Perhutanan Sosial, saat ini bekerja di Yayasan CAPPA sebagai Comunity Organizing di 5 desa di Kab.Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah

Mhd. Khalil Kayani

Pria yang akrab disapa Aliel ini lahir pada 09 Oktober 1991 lulus kuliah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada Tahun 2014 dengan Gelar S.IP, saat kuliah aktif di berbagai organisasi seperti Anggota HMI, Anggota IPRY Yogyakarta, Anggota KOMAP UMY, Anggota DPM FISIPOL, Sekjen FORMABER Pria yang Hobi Traveling ini bergabung bersama Yayasan CAPPA pada tahun 2018 Communitity Capacity Building Facilitator

Utari Octikarani

Wanita kelahiran Jambi 19 Oktober 1996 lulusan terbaik Universitas Batanghari di Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Program Studi Bahasa Inggris ini pernah tercatat sebagai anggota MAPALA GITASADA dan pernah menjabat sebagai ketua pada tahun 2016 - 2017, Bergabung dengan Yayasan CAPPA pada tahun 2018 hingga saat ini sebagai Fasilitator Komunitas