Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi
  • BERANDA
  • PUBLIKASI
    • BERITA
    • KABAR KAMPUNG
    • REFERENSI
    • BUKU
  • KEBIJAKAN
    • PERATURAN UNDANG-UNDANG
    • PERATURAN PEMERINTAH
    • PERATURAN MENTERI
    • PERATURAN DAERAH
    • PERATURAN GUBERNUR
    • PERATURAN BUPATI
  • GALERI
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH
    • VISI & MISI
    • NILAI-NILAI CAPPA
    • MOTTO
    • PENCAPAIAN
  • STRUKTUR ORGANISASI
  • TIM KAMI
No Result
View All Result
Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi
  • BERANDA
  • PUBLIKASI
    • BERITA
    • KABAR KAMPUNG
    • REFERENSI
    • BUKU
  • KEBIJAKAN
    • PERATURAN UNDANG-UNDANG
    • PERATURAN PEMERINTAH
    • PERATURAN MENTERI
    • PERATURAN DAERAH
    • PERATURAN GUBERNUR
    • PERATURAN BUPATI
  • GALERI
  • TENTANG KAMI
    • SEJARAH
    • VISI & MISI
    • NILAI-NILAI CAPPA
    • MOTTO
    • PENCAPAIAN
  • STRUKTUR ORGANISASI
  • TIM KAMI
Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi
No Result
View All Result
Home PUBLIKASI BERITA

FPIC/PADIATAPA (Persetujuan Diawal Tanpa Paksaan) HA Tigo Luhah Kemantan

09/06/2024
in BERITA
A A
0
ShareTweetSendScan

Pada tanggal 29 Februari 2024, Forum Group Discussion (FGD) terkait Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) Hutan Adat (HA) Tigo Luhah Kemantan berlangsung di Gedung Majelis Taklim Kemantan Tinggi. Acara ini dimulai pukul 10:00 WIB dan berakhir pukul 12:30 WIB. Diskusi ini dihadiri oleh 23 peserta, terdiri dari 19 laki-laki dan 4 perempuan, yang mewakili berbagai lembaga dan masyarakat lokal. Narasumber yang hadir adalah Yuli Prasetyo Nugroho, S.Sos, M.Si dan Arridho Hakim, dengan fasilitator Bambang Isnaini.

FGD ini dihadiri oleh berbagai perwakilan seperti KPHP Kerinci Unit I, Kecamatan Air Hangat Timur, kepala desa dari empat desa Kemantan, Ketua dan Sekretaris KPHA Tigo Luhah Kemantan, serta perwakilan dari Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi dan Kasubdit Penetapan Hutan Adat dan Hutan Hak. Salah satu topik utama yang dibahas adalah kolaborasi antara KUPS (Kelompok Usaha Perhutanan Sosial) yang dikelola oleh perempuan dan kelompok lain dalam rangka mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Yuli Prasetyo Nugroho menyampaikan pentingnya kolaborasi dengan dinas lain untuk mencapai sasaran program yang telah direncanakan. Dia menekankan bahwa KUPS yang dikelola perempuan, seperti KUPS Perempuan Kajang yang memproduksi kain tenun kajang, bisa menjadi contoh sukses. Yuli juga mengingatkan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menggali potensi yang ada di hutan adat dan menyepakati rangkaian program yang akan dilaksanakan.

Anggota Kerja Hutan Adat Kelompok 4, Irwan, menyatakan bahwa proyek ini sangat baik untuk enam desa hutan adat Kemantan. Ia tertarik dengan pengembangan ekonomi dan ekologi lokal, serta mengusulkan pembentukan KUPS yang fokus pada pemanfaatan bambu. Bambu, menurutnya, memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kerajinan tangan yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

Pak Kasmadi menggarisbawahi bahwa pemanfaatan bambu telah tercantum dalam Rencana Kerja Pengelolaan Sosial (RKPS), namun masih ada zona yang belum maksimal dikelola. Ia meminta bantuan pelatihan pengelolaan lebah madu serta bantuan fisik seperti pembangunan jalan produksi dan irigasi. Menanggapi hal ini, Yuli Prasetyo Nugroho menyarankan agar RKPS direvisi dan kebutuhan yang prioritas disusun secara bersama agar bisa diusulkan ke BPSKL Sumatera melalui KPH. Yuli juga menyatakan kemungkinan bantuan untuk kelompok kesenian melalui koordinasi dengan Kemendikbud.

Diskusi ini menghasilkan banyak masukan dan usulan dari berbagai pihak, seperti kebutuhan akan sarana dan prasarana serta pengelolaan CSR. Seluruh peserta sepakat bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam setiap kegiatan yang direncanakan. Kepala Desa Kemantan Agung, Pak Zel, menegaskan bahwa empat desa Kemantan mendukung penuh kegiatan ini, yang diharapkan dapat meningkatkan ekonomi lokal dan melestarikan kearifan lokal.

Discussion about this post

No Result
View All Result

Recent Posts

  • Mewujudkan Sekolah Hijau dari Suara Anak
  • Panen Ubi Kayu di MIS Al-Amin Bondoyong
  • Lokakarya Kewirausahaan Ekonomi Sirkular dan Inklusif
  • Berbagi Cerita dalam kegiatan sustainability Week Himpunan Mahasiswa Manajemen Universitas Tadulako
  • Budaya Nalak Ikan Masyarakat Batin Sembilan yang Bergantung pada Hutan

Recent Comments

    Archives

    • April 2026
    • March 2026
    • February 2026
    • January 2026
    • November 2025
    • October 2025
    • September 2025
    • August 2025
    • July 2025
    • June 2025
    • March 2025
    • February 2025
    • January 2025
    • November 2024
    • October 2024
    • September 2024
    • August 2024
    • June 2024
    • February 2024
    • November 2023
    • September 2023
    • August 2023
    • July 2023
    • June 2023
    • April 2023
    • February 2023
    • January 2023
    • June 2022
    • April 2022
    • March 2022
    • February 2022
    • December 2021
    • November 2021
    • October 2021
    • September 2021
    • July 2021
    • June 2021
    • May 2021
    • April 2021
    • March 2021
    • February 2021
    • January 2021
    • December 2020
    • November 2020
    • October 2020
    • September 2020
    • July 2020
    • June 2020
    • March 2020
    • February 2020
    • January 2020
    • December 2019
    • October 2019
    • September 2019
    • August 2019
    • July 2019
    • May 2019
    • March 2019
    • November 2018
    • September 2018
    • August 2018
    • May 2018
    • March 2018
    • December 2017
    • September 2017
    • May 2017
    • March 2017
    • February 2017
    • March 2016
    • December 2015
    • December 2014
    • July 2014
    • March 2014
    • December 2013
    • December 2011
    • March 2009
    • March 1999
    • March 201

    Categories

    • BERITA
    • BUKU
    • FOTO
    • HEADLINE
    • INFOGRAFIS
    • KABAR KAMPUNG
    • PERATURAN MENTERI
    • PERATURAN PEMERINTAH
    • PERATURAN UNDANG-UNDANG
    • PUBLIKASI
    • REFERENSI
    • VIDEO

    Meta

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi

    Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi

    ©2020 Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi - Komplek Puri Cemara Indah 1 B1/04 RT 32 RW 04, Kelurahan Selamat Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi. Kode Pos 36125.

    No Result
    View All Result
    • BERANDA
    • PUBLIKASI
      • BERITA
      • KABAR KAMPUNG
      • REFERENSI
      • BUKU
    • KEBIJAKAN
      • PERATURAN UNDANG-UNDANG
      • PERATURAN PEMERINTAH
      • PERATURAN MENTERI
      • PERATURAN DAERAH
      • PERATURAN GUBERNUR
      • PERATURAN BUPATI
    • GALERI
    • TENTANG KAMI
      • SEJARAH
      • VISI & MISI
      • NILAI-NILAI CAPPA
      • MOTTO
      • PENCAPAIAN
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • TIM KAMI

    ©2020 Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi - Komplek Puri Cemara Indah 1 B1/04 RT 32 RW 04, Kelurahan Selamat Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi. Kode Pos 36125.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Muhammad Zuhdi

    Pria kelahiran Bungo 06 November 1977 ini sudah aktif di dunia NGO sejak tahun 1996 sebagai aktivis Serikat Buruh Seluruh Indonesia Provinsi Jambi. Tahun 2000 mulai bergabung dengan Walhi Jambi sebagai Community Organizer. Pada tahun 2004-2006 menjadi Direktur Yayasan Keadilan Rakyat. Keaktifanya di dunia advokasi sosial dan lingkungan membawa pria yang akrab di sapa Cik Edi ini menjadi Sekretaris Forum Komunikasi Daerah yang merupakan forum multipihak dalam pengelolaan hutan pada Lembaga Ekolabel Indonesia, Tahun 2017 hingga 2019 tercatat sebagai koordinator Divisi IV penyelesaian Konflik Pokja PPS Provinsi Jambi, Tahun 2020 kembali terpilih menjadi salah satu sekretaris di Pokja PPS Provinsi Jambi. Ditetapkan sebagai Wakil Ketua di Sekretariat Bersama Pengelolaan Sumberdaya Hutan Provinsi Jambi Periode 2020-2023. Saat ini juga tercatat sebagai anggota Sawit Watch, di Yayasan CAPPA dipercaya sebagai Kepala Sekretariat.


    Here can be your custom HTML or Shortcode

    This will close in 20 seconds

    Fatmawati

    Fatmawati, Perempuan yang lahir di salah satu desa yang berada di Kabupaten Tojo Una-una pada bulan Agustus 1994 merupakan seorang lulusan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Datokarama Palu. Aktif di berbagai organisasi kampus membawanya bertemu dengan berbagai pengalaman dan koneksi baru sehingga dirinya bisa terlibat dalam kegiatan-kegiatan sosial baik yang bergerak di isu lingkungan maupun pendidikan. Pernah terlibat dalam program Sekolah Pemuda Penggerak sebagai fasilitator penelitian partisipatif masyarakat di bidang lingkungan dan pendidikan di Kepulauan Una-Una dan fasilitator dalam pembentukan Forum Anak di Kabupaten Banggai Laut. Selain itu, Fatma juga terlibat aktif mengedukasi anak dan Masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan melalui program-program seperti bijak dalam menggunakan plastik dan pengolahan sampah. Tergabung di Yayasan CAPPA dalam Program “Sehat Alam, Sehat Anak” Sebagai Fasilitator Anak, Gender dan Inklusi.


    Here can be your custom HTML or Shortcode

    This will close in 20 seconds

    Add New Playlist